“Saat ini kurang lebih sudah ada sekitar 11.000 hewan ternak yang diternakkan dalam sentra peternakan rakyat (SPR) swakelola mitra B2B (Business to Business) ANGON dan 6 SPR (Sentra Peternakan Rakyat) ANGON yang tersebar di berbagai daerah”

Tepat di tanggal 28 Oktober 2016, dengan semangat dan spirit sumpah pemuda, PT ANGON Indonesia lahir sebagai perusahaan pengembang aplikasi jasa peternakan online yang menghubungkan antara peternak rakyat dengan masyarakat urban yang ingin beternak namun tidak memiliki lahan kandang waktu serta keterampilan dalam merawat ternak.

Melalui terbitnya SK Menteri Hukum dan HAM RI nomor AHU-0052954.AH.01.01 Tahun 2016 ANGON secara legitimasi resmi mulai memperjuangkan kesejahteraan bagi para peternak rakyat agar dapat hidup lebih sejahtera melalui fitur layanan beternakan online yang diusungnya.

Saat ini kurang lebih sudah ada sekitar 11.000 hewan ternak yang diternakkan dalam sentra peternakan rakyat (SPR) swakelola mitra B2B (Business to Business) ANGON dan 6 SPR (Sentra Peternakan Rakyat) ANGON yang tersebar di berbagai daerah seperti SPR Mukmin Mandiri Ambarawa Kab.Semarang, SPR Istana Domba Ciampea Bogor, SPR Sukoharjo bahkan hingga SPR Raberas di Sumbawa NTB.

Melalui fitur layanan aplikasi beternak online yang dilakukan ANGON ini diharapakan dapat mendorong terjadinya distribusi peredaran uang yang saat ini banyak terpusat dikota agar dapat terserap atau tersalur ke desa. Sehingga masyarakat desa di daerah dapat hidup sejahtera tanpa harus pergi ke kota untuk mencari pekerjaan, yakni salah satunya dengan menjadi Peternak Rakyat ANGON dalam SPR-SPR tersebut.

Tentu tidak puas hanya sampai di situ saja, ANGON telah berkomitmen untuk terus metingakatkan jumlah SPR hingga 50 SPR ditahun 2020 sebagai upaya ikut berperan aktif membantu pemerintah dalam menyiapkan lapangan pekerjaan menghadapi bonus demografi ditahun tersebut.

Mengacu pada standarisai ISO 9001, ANGON Indonesia secara konsisten melakukan sertifikasi kepada para peternak rakyat ANGON sebagai bentuk meningkatkan daya saing kualitas dari peternakan ANGON sehingga hasil ternak ANGON dapat diterima secara global.