Select Page

Hai Sobat Angon,

Saat beternak online di Angon banyak hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga bobot hewan ternak tetap mengalami kenaikan salah satumya dengan mencukur bulu domba. Banyak pertanyaan dari member Angon terkait dengan hal ini seperti, mengapa bulu domba perlu dicukur? Apakah dengan mencukur bulu domba akan mempengaruhi bobot ternak? Yuk kita simak jawabannya pada artikel kali ini. Sejatinya bulu domba berfungsi sebagai insulasi yang menghambat pembuangan panas tubuh melalui kulit. Akibatnya bila bulu domba terlalu tebal, dan gimbal maka pelepasan  panas akan terhambat sehingga mengakibatkan domba menjadi stress. Domba yang mengalami stress akan mengalami kekurangan energi dan menurunkan nafsu makan sehingga bobot domba menjadi menurun.

Untuk mendapatkan bobot yang optimal dalam beternak domba, campur tangan dari peternak sangat diperlukan baik dalam hal pemeliharaan dan perawatan. Penanganan yang serius diperlukan agar domba tetap sehat dan menunjukkan peningkatan bobot yang baik. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah melakukan shearing. Shearing adalah proses mencukur bulu domba yang dilakukan secara rutin setiap beberapa bulan.  Pencukuran bulu domba yang tidak dilakukan secara rutin akan mengakibatkan bulu domba menjadi gimbal sdan mejadi sulit untuk dibersihkan. Domba yang bulunya gimbal akan menjadi tempat bersarangnya penyakit, parasit dan jamur yang dapat mengancam kesehatan hewan ternak. Domba yang dicukur bulunya secara rutin akan terlihat bersih, bulu terlihat rapi, dan terlihat lincah.

Pencukuran bulu pertama kali dilakukan saat domba telah berumur lebih dari 6 bulan agar domba tidak stress. Pencukuran bulu domba dilakukan 1 sampai 2 kali dalam setahun untuk betina, sedangkan untuk pejantan dilakukan setiap 3 sampai 4 bulan sekali. Untuk mencukur bulu dobam ada dua alat yang digunakan yaitu gunting rambut atau bulu dan alat khusus pencukur bulu domba. Sebelum dicukur domba akan dimandikan terlebih dahulu. Setelah itu pencukuran dimulai dibagian perut domba Pencukuran bulu dimulai dari bagian perut bawah, ke atas, ke depan, dan ke belakang hingga ke bagian kepala dan kaki. Bulu domba disisakan sekitar 0,5 cm supaya domba tidak kedinginan. Hal yang perlu diperhatikan adalah saat pencukuran bulu adalah kehati-hatian gara tidak melukai kulit domba.  Pencukuran bulu domba tidak akan mengurangi bobot domba secara signifikan. Sebaliknya, bulu domba yang dicukur secara rutin akan meningkatkan nafsu makan domba dan bobot domba akan meningkat.