Anda Menemukan Kesulitan? Ini Akan Membantu Anda!

Pada halaman FAQ ini anda dapat menemukan panduan tentang Angon dan tanya-jawab yang sering disampaikan oleh pengguna. Jika ada hal yang belum dijelaskan dalam FAQ, silakan menggunakan formulir ini untuk bertanya:


Tanya Angon

Tentang Angon Indonesia

Jenis domba yang diternakkan di Angon Indonesia antara lain domba merino, garut dan gembel. Sedangkan untuk sapi ada simmental, ongole, peranakan, hissar dan bali.
Lokasi peternakan Angon Indonesia berada di Semarang, Bogor dan Sumbawa.
Lokasi peternakan Angon Indonesia berada di Semarang dan Magelang.
Bentuk kerjasama yang ditawarkan ialah dengan menjadi Investor Kandang, Peternak Rakyat dan Investor Ternak.  
Angon Indonesia tidak masuk kategori perlindungan OJK karena Angon tidak menyimpan dana member dalam jangka waktu tertentu. Yang dilakukan di Angon adalah jual beli hewan ternak.
Angon adalah sebuah platform investasi peternakan yang memudahkan penggunanya untuk dapat beternak secara online melalui aplikasi mobile, tanpa harus memiliki lahan, ketrampilan dan waktu untuk merawat hewan ternaknya. Angon menghubungkan peternak rakyat, sentra peternakan, dan investor peternakan. Sehingga semua orang yang berinvestasi dapat merasakan keuntungan investasi secara finansial dan sosial.

Unique marketplace yang memungkinkan masyarakat urban untuk bisa membeli hewan ternak dan menitipkannya kepada mitra peternak rakyat secara online. Mitra peternak dapat menjual hasil ternaknya ataupun memberikan jasa penitipan hewan kepada masyarakat urban yang ingin beternak namun tidak memiliki lahan kandang, ketrampilan beternak dan waktu untuk merawat hewan ternaknya.
Angon Indonesia berbadan hukum dengan nama PT Angon Indonesia Mandiri.

Member Angon

Member Angon Adalah siapapun yang ingin bertransaksi jual beli hewan ternak di Angon dengan mendaftarkan diri melalui aplikasi Angon. Member Angon akan mendapatkan keuntungan dari selisih jual dan beli.
Angon tidak menerapkan sistem bagi hasil. Keuntungan yang didapat dari transaksi di Angon adalah dari selisih ketika beli dan jual. keuntungan maksimal akan didapat dengan menjual hewan ternak pada bulan ketiga.

Angon menerapkan sistem bagi hasil dari selisih bobot hewan ternak, selisih bobot hewan ternak akan dibagi menjadi 30% untuk mitra peternak , 30% untuk member , 30% untuk Angon , dan 10% nya untuk diamalkan.
Di Angon Anda bisa beternak secara online yang kemudian mendapat profit sesuai pertumbuhan bobot hewan ternak. Secara umum prosesnya adalah:
a. Anda bisa memilih ternak dari katalog yang ada di aplikasi Angon. Semua informasi terkait ternak bisa kamu lihat pada deskripsi ternak.
b. Sentra Peternak Rakyat (SPR) akan merawat dan melaporkan perkembangan ternak secara berkala melalui aplikasi Angon. Perkembangan bobot ternak nantinya akan mempengaruhi harga ternak.
c. Angon bekerjasama dengan pihak ketiga untuk menjual ternak Anda. Apabila ternak anda tidak terjual, Anda mempunyai opsi untuk mengambil ternak atau melanjutkan beternak .

Di Angon Anda bisa beternak secara online yang kemudian mendapat profit sesuai pertumbuhan bobot hewan ternak. Secara umum prosesnya adalah:
a. Anda bisa memilih hewan ternak dari katalog yang ada di aplikasi Angon. Semua informasi terkait hewan ternak bisa kamu lihat pada deskripsi ternak.
b. Sentra Peternak Rakyat (SPR) akan merawat dan melaporkan perkembangan ternak secara berkala melalui aplikasi Angon. Penimbangan domba dan kambing pertama kali dihitung 60 hari atau dua bulan sejak tanggal update hewan ternak, lalu penimbangan kedua dilakukan 90 hari atau bulan ketiga, dan terakhir 120 hari atau bulan keempat dengan perkiraan setiap bulannya menambah 3kg jadi pada bulan keempat 12kg . Perkembangan bobot ternak nantinya akan mempengaruhi harga ternak. Jika penambahan bobot melibihi perkiraan maka akan dibagi hasil menjadi 30% untuk member, 30% untuk mitra peternak, 30% untuk Angon dan 10% untuk diamalkan sesuai dengan kesepakatan sebelumnya. Namun jika penambahan bobot tidak sesuai dengan target atau tidak maksimal maka member berhak mendapatkan garansi service gagal panen.
c. Angon bekerjasama dengan pihak ketiga untuk menjual ternak Anda. Apabila ternak anda tidak terjual, Anda mempunyai opsi untuk mengambil ternak atau melanjutkan beternak .
Silahkan download Aplikasi Angon di play store. Kemudian daftar akun Angon. Setelah selesai mengisi data pendaftaran, buka email dan klik aktivasi yang ada di email dari Angon. Setelah dinyatakan berhasil, login di aplikasi Angon. Kemudian aktifkan t-money dengan cara copy password t-money yang ada di email aktivasi dari Angon tadi. Paste Password t-money di tempat yang di minta aplikasi Angon. Setelah berhasil, upgrade akun dengan cara klik "upgrade akun" dan isi data yang diminta. Setelah dinyatakan berhasil melalui email , Bapak/Ibu akan menerima email yang berisi formulir yang harus diisi. Lengkapi formulir tersebut, tanda tangani kemudian scan/foto ke customer support kami. sambil menunggu akun ter upgrade, bapak/ibu bisa melakukan pembelian hewan ternak dengan menggunakan metode pembayaran langsung atau menggunakan kartu kredit.
Harga hewan ternak di Angon Indonesia bersaing. Dengan harga yang murah, Anda akan mendapatkan hewan ternak dengan kualitas terbaik sesuai standar Angon Indonesia.

Harga hewan ternak di Angon Indonesia bersaing sesuai dengan harga pasar dan tentunya dengan standar dan kualitas terbaik sesuai standar Angon Indonesia.
Jenis domba yang diternakan di Angon Indonesia antara lain domba merino, garut dan gembel.
Jenis kambing yang diternakkan di Angon Indonesia antara lain kambing kacang, saanen dan etawa.
Jenis sapi yang diternakan di Angon Indonesia antara lain sapi hissar, peranakan dan bali.
Misalnya ketika beli, berat domba 30 kg. Harga domba per kg adalah 65.000. Rumus total pengeluaran saat beli adalah (berat x harga perkilo)+(perawatan)+(pakan)+(asuransi). Maka total pengeluaran saat beli adalah (30x65.000)+(67.000)+(297.000)+(1.3% dari proyeksi harga hewan) = 2.347.455 Kemudian saat jual, kenaikan berat domba setelah 3 bulan adalah 9,9 kg sehingga bobot domba menjadi 39,9 kg dan harga jual domba per kg adalah 61.750. Maka, uang yang akan member terima saat menjual sebesar 39,9 x 61.750=2.463.825. Keuntungan yang member dapat adalah sebesar 2.463.825-2.347.455=116.370.

Misalnya ketika beli, berat domba 20kg. Harga per kg adalah Rp. 60.000.
Rumus Total pengeluaran saat beli adalah 
 Harga Ternak = (bobot awal x harga per kg)
 Biaya Perawatan tanpa asuransi = (biaya pakan/hari x (5% x bobot hewan ternak) x lama perawatan)
 Biaya Perawatan dengan asuransi = (biaya pakan/hari x (5% x bobot hewan ternak) x lama perawatan + asuransi)
 Rumus biaya asuransi = (bobot awal + ADG (5% x bobot hewan ternak x lama perawatan)) x (harga jual x 1.3%)
Noted :
 ADG (Average Daily Gain ) yaitu untuk menghitung rata-rata pertumbuhan hewan ternak perhari.
 ADG hewan ternak untuk domba dan kambing adalah 7%, sedangkan untuk sapi adalah 8%.
 Biaya perawatan untuk domba dan kambing adalah 5%, sedangkan untuk sapi adalah 3%.
 Lama perawatan untuk domba dan kambing adalah 120 hari, sedangkan untuk sapi adalah 180 hari.
Maka total pengeluaran saat beli hewan ternak tanpa asuransi adalah Harga ternak (20kg x Rp. 60.000) = Rp. 1.200.000 + Biaya Perawatan (Rp. 2.500 x (5%x20kg) x 120 hari) = Rp. 300.000. Jadi total pengeluaran saat beli hewan ternak tanpa asuransi adalah Rp. 1.200.000 + Rp. 300.000 = Rp. 1.500.000
Namun berbeda jika menggunakan asuransi maka di tambah biaya asuransi .
(20kg + 7% (5% x 20kg x 120 hari)) x (Rp. 60.000 x 1,3%)
(20kg + 7% (120kg)) x (Rp. 780)
(20kg + 8,4kg = 28,4kg dibulatkan menjadi 28,5kg x Rp. 780 = Rp. 22.230
Jadi total biaya asuransi hewan ternak adalah sebesar Rp. 22.230.
Maka total keseluruhan pengeluaran saat beli hewan ternak adalah Rp. 1.200.000 + Rp. 300.000 + Rp. 22.230 = Rp. 1.522.230 .
Kemudian saat jual, kenaikan berat domba setelah 4 bulan adalah 12kg sehingga bobot domba menjadi 32kg dan harga jual per kg tergantung dengan harga pasar pada saat itu. Jika misal harga pasar saat itu adalah Rp. 60.000 sama seperti harga pada saat beli awal, maka harga panen adalah Rp. 54.000. Karena 10% nya dari harga pasar saat itu adalah hak untuk Angon.
Rumus saat akan menjual ternak adalah  ROI=((Bobot akhir x harga panen)-modal)/(Modal beternak) x100%
Maka keuntungan yang member dapat adalah sebesar :
(32 kg x Rp. 54.000) = Rp. 1.728.000 – Rp. 1.500.000 = (Rp. 228.000) / Rp. 1.500.000 x 100% = 15,2%
Maka, keuntungan yang akan member terima saat menjual ternak sebesar 15,2% dari total modal beternak yaitu Rp. 1.500.000 x 15,2% = Rp. 228.000
Jika bobotnya lebih dari target yang seharusnya 12kg tetapi lebih 3kg jadi 15kg maka keuntungan selisih 3kg tersebut tidak seutuhnya milik member melainkan 30% untuk peternak, 30% untuk angon, 30% untuk member dan 10% digunakan untuk diamalkan.
Jadi 3kg x Rp. 54.000 = Rp. 162.000 maka perhitungan untuk member hanya 30% dari Rp. 162.000 = Rp. 48.600.
Maka Rp. 1.728.000 + Rp. 48.600 = Rp. 1.776.000 – Rp. 1.500.000 = (Rp. 276.000) / Rp. 1.500.000 x 100% = 18,4% . 
Maka, keuntungan yang diterima member sebesar 18,4% dari total modal beternak yaitu Rp. 1.500.000 x 18,4% = Rp. 276.000

Misalnya ketika beli, berat domba 30 kg. Harga domba per kg adalah 65.000. Rumus total pengeluaran saat beli adalah (berat x harga perkilo)+(perawatan)+(pakan)+(asuransi). Maka total pengeluaran saat beli adalah (30x65.000)+(67.000)+(297.000)+(1.3% dari proyeksi harga hewan) = 2.347.455 Kemudian saat jual, kenaikan berat domba setelah 3 bulan adalah 9,9 kg sehingga bobot domba menjadi 39,9 kg dan harga jual domba per kg adalah 61.750. Maka, uang yang akan member terima saat menjual sebesar 39,9 x 61.750=2.463.825. Keuntungan yang member dapat adalah sebesar 2.463.825-2.347.455=116.370.

Misalnya ketika beli, berat domba 20kg. Harga per kg adalah Rp. 60.000.
Rumus Total pengeluaran saat beli adalah 
 Harga Ternak = (bobot awal x harga per kg)
 Biaya Perawatan tanpa asuransi = (biaya pakan/hari x (5% x bobot hewan ternak) x lama perawatan)
 Biaya Perawatan dengan asuransi = (biaya pakan/hari x (5% x bobot hewan ternak) x lama perawatan + asuransi)
 Rumus biaya asuransi = (bobot awal + ADG (5% x bobot hewan ternak x lama perawatan)) x (harga jual x 1.3%)
Noted :
 ADG (Average Daily Gain ) yaitu untuk menghitung rata-rata pertumbuhan hewan ternak perhari.
 ADG hewan ternak untuk domba dan kambing adalah 7%, sedangkan untuk sapi adalah 8%.
 Biaya perawatan untuk domba dan kambing adalah 5%, sedangkan untuk sapi adalah 3%.
 Lama perawatan untuk domba dan kambing adalah 120 hari, sedangkan untuk sapi adalah 180 hari.
Maka total pengeluaran saat beli hewan ternak tanpa asuransi adalah Harga ternak (20kg x Rp. 60.000) = Rp. 1.200.000 + Biaya Perawatan (Rp. 2.500 x (5%x20kg) x 120 hari) = Rp. 300.000. Jadi total pengeluaran saat beli hewan ternak tanpa asuransi adalah Rp. 1.200.000 + Rp. 300.000 = Rp. 1.500.000
Namun berbeda jika menggunakan asuransi maka di tambah biaya asuransi .
(20kg + 7% (5% x 20kg x 120 hari)) x (Rp. 60.000 x 1,3%)
(20kg + 7% (120kg)) x (Rp. 780)
(20kg + 8,4kg = 28,4kg dibulatkan menjadi 28,5kg x Rp. 780 = Rp. 22.230
Jadi total biaya asuransi hewan ternak adalah sebesar Rp. 22.230.
Maka total keseluruhan pengeluaran saat beli hewan ternak adalah Rp. 1.200.000 + Rp. 300.000 + Rp. 22.230 = Rp. 1.522.230 .
Kemudian saat jual, kenaikan berat domba setelah 4 bulan adalah 12kg sehingga bobot domba menjadi 32kg dan harga jual per kg tergantung dengan harga pasar pada saat itu. Jika misal harga pasar saat itu adalah Rp. 60.000 sama seperti harga pada saat beli awal, maka harga panen adalah Rp. 54.000. Karena 10% nya dari harga pasar saat itu adalah hak untuk Angon.
Rumus saat akan menjual ternak adalah  ROI=((Bobot akhir x harga panen)-modal)/(Modal beternak) x100%
Maka keuntungan yang member dapat adalah sebesar :
(32 kg x Rp. 54.000) = Rp. 1.728.000 – Rp. 1.500.000 = (Rp. 228.000) / Rp. 1.500.000 x 100% = 15,2%
Maka, keuntungan yang akan member terima saat menjual ternak sebesar 15,2% dari total modal beternak yaitu Rp. 1.500.000 x 15,2% = Rp. 228.000
Jika bobotnya lebih dari target yang seharusnya 12kg tetapi lebih 3kg jadi 15kg maka keuntungan selisih 3kg tersebut tidak seutuhnya milik member melainkan 30% untuk peternak, 30% untuk angon, 30% untuk member dan 10% digunakan untuk diamalkan.
Jadi 3kg x Rp. 54.000 = Rp. 162.000 maka perhitungan untuk member hanya 30% dari Rp. 162.000 = Rp. 48.600.
Maka Rp. 1.728.000 + Rp. 48.600 = Rp. 1.776.000 – Rp. 1.500.000 = (Rp. 276.000) / Rp. 1.500.000 x 100% = 18,4% . 
Maka, keuntungan yang diterima member sebesar 18,4% dari total modal beternak yaitu Rp. 1.500.000 x 18,4% = Rp. 276.000

Untuk biaya asuransi perhitungannya adalah 1,3% dari harga hewan ternak. Untuk biaya pakan dan biaya perawatan sudah fix dan telah disesuaikan dengan kebutuhan penggemukan hewan ternak. Untuk domba biaya perawatannya 67.500 dan biaya pakannya 297.000. Untuk sapi biaya perawatannya 319.500 dan biaya pakannya 3.088.800.

Untuk menghitung biaya asuransi hewan ternak perhitungannya adalah
 Rumus biaya asuransi = (bobot awal + ADG (5% x bobot hewan ternak x lama perawatan)) x (harga jual x 1.3%)
Noted :
• ADG (Average Daily Gain ) yaitu untuk menghitung rata-rata pertumbuhan hewan ternak perhari.
• ADG hewan ternak untuk domba dan kambing adalah 7%, sedangkan untuk sapi adalah 8%.
• Biaya perawatan untuk domba dan kambing adalah 5%, sedangkan untuk sapi adalah 3%.
• Lama perawatan untuk domba dan kambing adalah 120 hari, sedangkan untuk sapi adalah 180 hari.
Misal bobot hewan ternak domba 20kg dan harga jualnya Rp. 60.000 maka perhitungannya adalah
(20kg + 7% (5% x 20kg x 120 hari)) x (Rp. 60.000 x 1,3%)
(20kg + 7% (120kg)) x (Rp. 780)
(20kg + 8,4kg = 28,4kg dibulatkan menjadi 28,5kg x Rp. 780 = Rp. 22.230
Jadi total biaya asuransi hewan ternak adalah sebesar Rp. 22.230

Sedangkan untuk mengitung biaya perawatan hewan ternak perhitungan nya adalah 
 Rumus biaya perawatan = (biaya pakan per hari x (5% untuk domba dan kambing sedangkan untuk sapi 3% x bobot hewan ternak) x lama perawatan)
Misal bobot hewan ternak domba 20kg maka biaya perawatannya adalah 
Rp. 2.500 x (5% x 20kg) x 120 hari = Rp.300.000 
Sedangkan untuk sapi bobotnya adalah 200kg maka biaya perawatannya adalah
Rp. 2.500 x (3% x 200kg) x 180 hari = Rp. 2.700.000
Anda dapat menjualnya kapanpun Anda ingin menjualnya. Kami menyarankan untuk menjualnya setelah 3 bulan agar keuntungan Anda maksimal. Penerimaan uang penjualan menunggu hingga ternak laku terjual ke pihak ketiga mitra Angon

Anda dapat menjual hewan ternak kapanpun Anda ingin jual. Kami menyarankan untuk menjual hewan ternak domba dan kambing setelah 120 hari dan untuk sapi setelah 180 hari agar keuntungan Anda maksimal. Penerimaan uang penjualan menunggu hingga ternak laku terjual kepihak ketiga mitra Angon.

Untuk domba, report akan diberikan tanggal 10 dan 25 setiap bulannya. Kemudian untuk sapi, laporan diberikan 2 kali selama masa ternak yaitu setiap 45 hari sekali mengikuti jadwal timbang kloter produksinya dan H-1 panen. Untuk jadwal timbang sapi bisa ditanyakan kepada customer support kami.

Untuk report hewan ternak akan diberikan pada tanggal 10 atau tanggal 25 setiap bulannya sesuai masa upload hewan ternak tersebut pada katalog Angon. Untuk domba dan kambing masa ternak nya adalah 120 hari,  report perkembangan pertama dilakukan pada hari ke 60 , kemudian 90 hari, dan terakhir 120 hari. Sedangkan masa ternak untuk sapi adalah 180 hari, report perkembangan pertama dilakukan pada 60 hari setelah masa upload pada katalog ,  90 hari, 120 hari, 150 hari dan terakhir 180 hari.
Untuk meningkatkan akun dari basic menjadi full service dan untuk meningkatkan limit saldo dari Rp 1.000.000 menjadi Rp 10.000.000. Sehingga member dapat menerima uang hasil penjualan hewan ternak. Untuk transaksi sapi, tidak dilakukan dengan tmoney. Melainkan dengan transfer bank.
Untuk meningkatkan akun dari basic menjadi full service dan untuk meningkatkan limit saldo dari Rp 1.000.000 menjadi Rp 10.000.000. Sehingga member dapat menerima uang hasil penjualan hewan ternak. Untuk transaksi sapi, tidak dilakukan dengan tmoney. Melainkan dengan transfer bank.
Angon menerapkan sistem layaknya emas yaitu dengan kurs jual dan kurs beli. Selisih tersebut adalah untuk biaya distribusi dan untuk divisi trading Angon menjual kembali ternak ke katalog.
Penimbangan hewan ternak hanya dilakukan pada tanggal 10 dan 25 sesuai masa upload pada katalog. Maka ketika menjual, bobot yang dihitung untuk penjualan adalah bobot penimbangan terakhir sebelum panen. Misalnya jika panen atau jual tanggal 9, maka bobot yang dihitung saat jual adalah bobot tanggal 25. Ketika sudah terjual otomatis pada pukul 07.00, maka ternak tidak mendapatkan laporan lagi meskipun panen di hari timbang.
Jika nilai penjualan satu hewan ternak kurang dari Rp 10.000.000, uang penjualan hanya akan dikirimkan ke money member. Jika nilai penjualan satu hewan ternak lebih dari Rp 10.000.000, maka uang penjualan akan ditransfer ke rekening bank milik member Penerimaan dengan tmoney harus melakukan upgrade akun terlebih dahulu. Transaksi penjualan sapi diproses dalam 4 hari kerja sejak transaksi penjualan. Tidak diproses di hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional. Pengiriman menggunakan sistem Kliring Bank Indonesia yang diproses pukul 14.00 dan akan diterima secara otomatis oleh member paling lambat sehari setelah transaksi kliring. Sementara untuk domba akan diproses di hari yang sama jika akun sudah terupgrade Full Service.
Ternak Anda akan dibeli oleh pihak ketiga yang telah menjadi mitra Angon. Uang penjualan akan dikirimkan setelah proses penjualan dinyatakan berhasil.
Angon Indonesia menyediakan asuransi bagi hewan ternak Anda. Maka jika hewan ternak Anda mati, akan diganti yang batu oleh Angon Indonesia dengan bobot dan jenis yang sama saat sebelum kematian.
Anda akan diberikan notifikasi pada aplikasi Angon Anda bahwa hewan ternak Anda telah mati. Kemudian Angon akan secara otomatis mengganti hewan ternak Anda dengan yang baru tanpa Anda perlu melewati prosedur tertentu. Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk proses klaim adalah 30 hari kerja.
Angon membatasi pembelian domba dan sapi maksimal 10 ekor tiap member
Aplikasi Angon dapat di-download melalui Play Store dan AppStore.
1. Mendapatkan hewan ternak kualitas terbaik.
2. Mendapatkan SKTB atas hewan ternak yang sudah dibeli.
3. Dapat klaim asuransi apabila hewan ternak mati.
4. Memanfaatkan hewan ternak untuk keperluan apapun sesuai keinginan member.
1. Membayar uang pembelian atas hewan ternak 
2. Membayar biaya perawatan, pakan dan kandang setiap 3 bulan
3. Melakukan upgrade akun dari basic menjadi full service

1. Membayar uang pembelian atas hewan ternak yang dibeli.
2. Membayar biaya perawatan, pakan dan kandang setiap4 bulan untuk domba dan 6 bulan untuk sapi.
3. Melakukan upgrade akun dari basic menjadi full service.
Ada. Laporan domba akan diberikan setiap tanggal 10 dan 25. Laporan sapi diberikan setiap 45 hari sekali dihitung sejak pertama kali sapi masuk ke katalog dan pada H-1 panen. Member bisa konfirmasi ke customer support terkait kapan waktu laporan sapinya akan diberikan. Laporan dilakukan pada pukul 22.00. 

Ada. Laporan hewan ternak akan diberikan setiap tanggal 10 atau 25 terhitung 60 hari sejak hewan ternak tersebut pertama kali masuk ke katalog. Setelah itu report perkembangan dihitung 30 hari sekali. Member bisa konfirmasi ke customer support terkait kapan waktu laporannya akan diberikan. Laporan dilakukan pada pukul 22.00. 
Aman. Kami menjamin keamanan transaksi Anda karena adanya peran Telkom sebagai kustodian dari Angon. 
Aman. Kami menjamin keamanan transaksi Anda karena adanya peran Telkom dan PNM sebagai kustodian dari Angon.
Beternak di Angon bukan tanpa risiko. Namun segala risiko yang mungkin terjadi telah kami minimalisir yaitu dengan asuransi bersama Jasindo Syariah. Asuransi dapat diklaim jika terjadi kematian, bencana alam, pencurian dan sakit parah hingga mengalami penurunan bobot hingga 6 kg yang bisa menyebabkan kematian. Di luar kasus-kasus itu menjadi risiko yang ditanggung member yaitu seperti turunnya nafsu makan, tanggal gigi, peningkatan bobot yang tidak signifikan dan kejadian lain di luar syarat klaim asuransi. Ternak juga tidak bisa selalu laku terjual. Ada risiko ternak menjadi lama laku terjual karena pihak ketiga yang belum siap membeli ternak member.

Investor Kandang

Investor kandang adalah siapa saja yang ingin bekerja sama dalam bentuk penyediaan lahan dan kandang bagi hewan ternak dan memasok hewan ternak untuk Angon
1. Tanah minimal 3000 m2 
2. Memanjang dari timur ke barat 
3. Dekat dengan sumber air bersih layak minum yang mencukupi sepanjang tahun. 
4. Akses jalan ke lahan tonase 5 ton. 
5. Tersedia sumber listrik PLN 3 Phase
1. Mendapatkan uang sewa dari jumlah bibit ternak bakalan domba maupun sapi yang
diternakkan dalam kandangnya.
2. Mendapatkan hasil penjualan dari produksi pupuk kandang. 
3. Mendapatkan insentive kandang dari penjualan setiap kg pertumbuhan berat ternak
yang dilakukan oleh divisi trading Angon secara proporsional dan transparan 
4. Mendapatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi-inovasi dalam hal pemeliharaan domba dan sapi melalui tenaga kerja profesional di bidang peternakan, seperti ahli rekayasa pakan ternak dan dokter hewan. 
1. Membangun kandang sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh Angon. 
2. Memiliki dana yang memadai untuk meminimalisir risiko.
Untuk bergabung menjadi Investor Kandang, Anda dapat menghubungi customer support Angon melalui e-mail: info@angon.id atau melalui WA ke nomor 081220337376

Peternak Rakyat

ANGON adalah aplikasi beternak online yang memudahkan penggunanya untuk beternak secara online melalui aplikasi mobile, tanpa harus memiliki lahan, keterampilan, dan waktu untuk merawat hewan ternak berupa domba atau sapi. ANGON menghubungkan peternak rakyat, sentra peternakan rakyat (SPR), dan investor peternakan.

ANGON adalah aplikasi beternak online yang memudahkan penggunanya untuk beternak secara online melalui aplikasi mobile, tanpa harus memiliki lahan, keterampilan, dan waktu untuk merawat hewan ternak berupa domba atau sapi. ANGON menghubungkan peternak rakyat, sentra peternakan rakyat (SPR), dan investor peternakan.

Peternak rakyat adalah kesempatan bagi siapa saja yang ingin belajar beternak maupun ingin mengembangkan kemampuannya dalam beternak.
1. Usia produktif 
2. Sehat jasmani dan rohani 
3. Mau belajar dan bekerja keras 
1. Gaji bulanan 
2. Bonus pencapaian target
3. Mendapatkan pelatihan dan sertifikat
1. Mau mengikuti proses pelatihan dari awal sampai akhir 
2. Bersedia di tempatkan di lokasi kandang Angon (Bogor, Ambarawa dan Sumbawa) 
3. Bekerja penuh dedikasi dan tanggung jawab
Untuk bergabung menjadi peternak rakyat, Anda dapat menghubungi customer support Angon melalui e-mail: info@angon.id atau melalui WA ke nomor 081220337376

Mengenai T-Money

T-MONEY adalah layanan uang elektronik dari telkom indonesia yang dapat digunakan sebagai alat transaksi pembayaran atau pembelian pada berbagai jenis layanan dan merchant.
Seluruh pengguna aplikasi Angon otomatis memiliki akun t-money namun masih akun basic. Untuk kelancaran bertransaksi, member harus melakukan upgrade akun menjadi full service.
T-MONEY tidak mengenakan biaya upgrade ke setiap penggunanya (GRATIS).
Upgrade dapat dilakukan di aplikasi Angon. Caranya adalah sebagai berikut: 
1. Klik Profile yang ada di pojok kanan bawah. 
2. Klik "Upgrade Akun 
3. Masukkan data yang diminta. Berkas yang diupload adalah scan/foto kartu identitas
yang masih berlaku (KTP/SIM/Paspor) dengan format file jpg atau png. 
4. Klik "Submit" 
5. Setelah dinyatakan berhasil member akan menerima email yang berisi formulir yang
harus diisi. Lengkapi formulir tersebut, tanda tangani kemudian scan/foto dan kirimkan
hasil scan/fato ke customer support kami
Kurang lebih 2 hari setelah formulir kami terima.
Top up dapat dilakukan di aplikasi Angon dengan cara sebagai berikut: 
1. Klik Profile yang ada di pojok kanan bawah. 
2. Klik "Saldo" 
3. Masukkan nominal yang diinginkan. 
4. Klik "Top Up" 
5. Member akan menerima e-mail yang berisi kode reservasi dan cara transfernya. 
1. Klik Profile yang ada di pojok kanan bawah. 
2. Klik "Saldo" 
3. Klik "Penarikan Saldo" 
4. Isikan data yang diminta 
5. Klik "Submit 
6. Anda akan diminta untuk mengisi PIN. PIN terdiri dari 6 digit angka yang kami kirimkan melalui email. Bisa search dengan keyword "PIN". Jika tidak ditemukan hubungi
customer support kami untuk kami bantu reset PINnya.
1. Pendaftaran     = Gratis 
2. Biaya Perbulan    = Gratis 
3. Transfer Antar T-Money   = Rp 2.000 
4. Transfer ke Bank    = Rp 7.700 
5. Top Up Via Bank    = Variatif (tergantung Bank) 
6. Tarik Tunai (Cash Out/Redeem)  = Rp 5.500 
PIN T-Money kami kirimkan melalui e-mail setelah proses aktivasi berhasil. PIN terdiri dari 6 digit angka. Search di e-mail dengan keyword "PIN". PIN digunakan saat akan melakukan transaksi pembayaran atau penarikan. Bila PIN tidak ditemukan, hubungi customer support kami untuk dibantu proses reset PINnya.

Lain-Lain

Untuk login aplikasi, yang dibutuhkan adalah email dan password yang didaftarkan saat mendaftar akun Angon. Harap diperhatikan bahwa password login aplikasi Angon dengan password tmoney fungsinya berbeda. Password Angon untuk login aplikasi Angon, sedangkan password tmoney adalah untuk aktivasi tmoney dan login di aplikasi tmoney.
Jadwal panen adalah pada bulan ketiga. Member bisa melakukan perpanjangan dengan membayar biaya pakan, perawatan dan asuransi untuk 3 bulan berikutnya. Jika tidak diperpanjang, ternak akan terjual otomatis pada pukul 07.00 di hari panen dan tidak mendapat laporan bobot meskipun panen pada jadwal timbang ternak.
Tidak. Untuk transaksi di Angon hanya harus melakukan upgrade untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan tmoney dari ljuta menjadi 10juta. Hanya meningkatkan kapasitas penyimpanannya. Bukan setor dana sebesar 10juta. Proses upgrade pun mudah dan GRATIS.
Kunjungan bisa dilakukan hanya jika sudah memiliki ternak di Angon. Silahkan hubungi customer support kami melalui WA ke nomor 081220337376 untuk info lebih lanjut.

TKJB-14

TKJB-14 adalah singkatan dari Tingkat Keberhasilan Jual Beli 14 Hari Kerja. 

Membantu Member Angon mengetahui riwayat keberhasilan Pembayaran Panen yang dilakukan oleh Mitra Peternak Rakyat sebelum memutuskan untuk beternak online

(TKJB-14) = 100% - TPP14

TPP-14 adalah Prosentase Keterlambatan Pembayaran mitra Peternak lebih dari 14 hari kerja terhitung dari jatuh tempo panen

diketahui mitra peternak A telat membayar 10 ekor dari total 300 ekor ternak yang di onlinekan melalui Aplikasi Angon.id

maka, perhitungan TKJB-14 mitra Peternak A adalah sebagai berikut : 


TKJB-14 = 100% - TPP14

TKJB-14 = 100% - (10/300*100%)

TKJB-14 = 100% - 3,3%

TKJB-14 = 96,7%


Penilaian :

80-100 = Peternak Baik

70-80 = Peternak Cukup Baik

<70 = Peternak butuh Evaluasi


Kesimpulan Mitra Peternak A berstatus Peternak Baik

*Semakin Tinggi prosentase TKJB14 yang dimiliki oleh mitra peternak, maka semakin tepat waktu pula member menerima hasil penjualan ternak miliknya

Telat Pembayaran Panen 14 = outsanding ternak yang telat dibayarkan diatas 14 hari kerja/ oustanding ternak keseluruhan x100%

Apabila TKJB14 kurang dari 70% maka hak online mitra peternak pada aplikasi angon akan dibekukan

Member mendapat Garansi Service yaitu :

1. Jual Ternak dengan harga modal (Retur)

2. Jual Ternak dengan harga pasar

3. Ganti Ternak dilokasi Mitra Peternak yang lain