Select Page

Kambing dan domba merupakan hewan ternak yang sering diambil dagingnya sebagai bahan olahan makanan. Banyak mitos seputar daging kambing dan domba mulai dari penyebab kolesterol hingga menyebabkan darah tinggi. Padahal daging kambing dan domba sangat berguna untuk tubuh karena memiliki kandungan protein yang tinggi. Sobat Angon perlu mengetahui mitos dan fakta apa saja seputar daging kambing dan domba yang beredar di masyarakat agar tidak memiliki opini yang salah.

  1. Daging kambing dan domba dapat meningkatkan libido pria terutama pada bagia torpedo adalah mitos.
    Fakta yang benar adalah daging kambing dan domba mengandung protein yang tinggi sehingga apabila dikonsumsi dalam jumlah tertentu akan berpengaruh pada pembentukan hormon testosteron yang dapat meningkatkan libido.
  2. Jangan menyantap dahing kambing dan domba bersamaan dengan buah durian adalah mitos.
    Faktanya buah durian mengandung lemak yang cukup tinggi. Daging kambing dan domba juga memiliki kandungan lemak. Sehingga, apabila keduanya dikonsumsi oleh orang yang mempunyai riwayat darah tinggi, kolesterol, dan jantung koroner akan menyebabkan penyakit tersebut semakin parah. Sebaliknya, bila disantap oleh orang yang sehat tidak akan menimbulkan dampak negative bagi kesehatan.
  3. Orang yang memiliki tekanan darah tinggi tidak boleh mengonsumsi daging kambing dan domba merupakan mitos.
    Faktanya belum ada penelitian yang membuktikan daging kambing dan domba menyebabkan tekanan darah tinggi. Hal ini tergentung pada pola konsumsi jika terlalu banyak mengonsumsi protein maka akan mengalami tekanan darah tinggi.
  4. Bau atau tidaknya daging kambing dan domba tergantung pada cara pemotonganya adalah mitos.
    Faktanya bau atau tidaknya daging disebabkan oleh keadaan kambing dan domba saat dipotong. Jika dipotong dalam keadaaan stress maka daging akan menjadi bau.
  5. Daging kambing dan domba tidak baik dikonsumsi saat kehamilan adalah mitos.
    Faktanya adalah daging kambing dan domba cukup aman untuk dikonsumsi saat kehamilan. Asalkan Ibu hamil tidak memiliki riwayat hipertensi dan maag akut.
  6. Daging kambing dan domba lebih menyehatkan daripada daging sapi adalah mitos.
    Faktanya daging kambing dan domba mengandung lebih banyak asam lemak tak jenuh daripada daging sapi. Lemah tak jenuh sendiri lebih bermanfaat bagi tubuh daripada lemak jenuh.

Source: https://www.femina.co.id/tip-masak/5-mitos-dan-fakta-tentang-daging-kambing