Beternak kambing etawa pada dasarnya hanya terdiri dari 3 aspek. Yakni pengadaan kambing, pemberian pakan dan pelaksanaan. Jika kita mampu melakukan semua hal tersebut dengan baik, maka proses ternak akan berjalan dengan baik. Proses-proses tersebut memiliki tingkat kesulitan berbeda, tergantung pengalaman dan kondisi yang terjadi saat itu.

Proses pengadaan indukan/bibitan kambing etawa

Dalam proses pengadaan kambing lebih baik kita membeli indukan atau bibitan dari kelompok peternak yang sudah cukp terpercaya. Karena dengan melakukan itu kita bisa mengetahui track record dari kambing yang akan kita budidaya tersebut. Kambing yang bagus untuk digunakan sebagai pejantan yaitu yang memiliki punggung lurus/tidak bengkok, postur tubuh yang besar dan gagah, memiliki kaki yang kokoh, memilki umur lebih dari 1,5 tahun serta tidak ada cacat. Sedangkan indukan kambing jenis etawa yang bagus secara umum adalah kaki lurus, jinak, berputing dua buah, bertubuh proporsional dan simetri lurus, tumit cenderung tinggi dan juga sehat tanpa ada cacat.

Pakan ternak kambing etawa

Pemberian pakan pada budidaya ternak kambing etawa tidak bisa disama ratakan. Harus kita sesuaikan dengan kebutuhan gizi kambing pada usia tertentu. Sebisa mungkin pakan tersebut mengandung vitamin, karbohidrat, protein yang mudah dicerna dan tentunya juga mudah kita dapat dan kalau bisa sekaligus murah.

Sekarang peternak sudah banyak yang menggunakan produk pakan buatan yang sebelumnya melalui beberapa proses, karena pakan ini mengandung kadar zat yang lebih tinggi daripada rumput atau dedaunan biasa dan bisa kita sesuaikan dengan angka kebutuhan nutrisi kambing etawa. Untuk kebutuhan air, ita dapat memberikan takaran 2 liter air per ekor setiap harinya. Tambahkan garam yang mengandung yodium secukupnya pada air minum.

Prosedur pelaksanaan ternak kambing etawa

Disini akan dibahas lebih detail mengenai kandangnya. Standar utama untuk kandang bagi kambing etawa adalah kebutuhan akan sinar matahari yang cukup, bersih, sedikit jauh dari rumah, dan hawa angin dapat keluar masuk dari ventilasi. Tujuan kandang terkena sinar matahari yaitu untuk mencegah kotoran dan bakteri yang cepat bertumbuh di lingkungan sekitar kandang.

Apabila kita kurang memperhatikan tingkat kebersihan dan pola makan, dikhawatirkan kambing akan terjangkit cacingan dan terkena penyakit scabies/kudisan. Setelah memasuki masa panen, teruslah rawat kambing dan tingkatkan produksi serta budidaya. Karena semua bagian dari kambing baik itu susu, daging, kotoran, dan kulitnya akan laku jika dijual.

Biasanya saat usia kambing lebih dari 1,5 tahun berat badan kambing sudah sulit untuk dinaikan lagi. Pada saat itu, siasatilah penjualan saat kambing sedang dalam masa naik daun. Dengan begitu kambing tetap bisa terjual dengan harga yang terbilang lumayan.

Demikian beberapa tips dan cara ternak kambing etawa, untuk dapat memahami lebih dalam mengenai dunia peternakan jangan sungkan untuk bertanya kepada peternak yang lebih senior, dan yang terpenting jika sudah ada modal dan niat untuk beternak.